AVO Meter

Multimeter atau yang biasa disebut dengan AVO meter ini merupakan salah satu alat ukur listrik yang berfungsi untuk mengukur terhadap besar arus listrik (ampere), tegangan (volt) dan hambatan listrik (ohm). AVO meter ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu AVO meter analog dan AVO meter digital.

Bagian-bagian AVO Meter

AVO Meter memiliki bagian-bagian yang saling terintegrasi satu sama lain sehingga avometer dapat digunakan sesuai dengan fungsinya.

Alat Ukur Amperemeter, Voltmeter dan Ohmmeter

Alat ukur ini merupakan gabungan dari AVO meter yang menjadi satu kesatuan dalam melakukan pengukuran listrik. Karena AVO meter merupakan singkatan dari Amperemeter, Voltmeter dan Ohmmeter.

Pengukuran Komponen Elektronika

AVO meter merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur, mengukur komponen elektronika salah satunya. Pengukuran komponen elektronika digunakan untuk mengetahui besaran dari komponen elektronika.

Pengukuran Rangkaian Elektronika

Selain digunakan untuk mengukur komponen elektronika, AVO meter juga dapat digunakan untuk melakukan pengukuran rangkaian elektronika. Pengukuran ini digunakan untuk mengetahui berapa nilai besaran yang diperoleh dalam rangkaian tertentu yang diukur.

Pengecekan Komponen Elektronika

AVO meter selain digunakan untuk pengukuran, tetapi dapat juga melakukan pengecekan komponen elektronika. Apakah komponen elektronika itu baik atau tidak penggunaannnya.

Pengecekan Rangkaian Elektronika

Kegunaan AVO meter juga selain melakukan pengukuran dan pengecekan komponen elektronika, dapat digunakan untuk pengecekan rangkaian elektronika, apakah rangkaian tersebut terjadi kerusakan atau kesalahan sambungan atau tidak sehingga rangkaian elektronika tersebut tidak dapat berjalan dengan mestinya.

Belajar AVO Meter

Dalam pengukuran listrik menggunakan alat ukur, biasanya alat ukur yang sering digunakan adalah AVO meter. Belajar AVO meter adalah pembelarajan yang membutuhkan pengetahuan dan kreatifitas dalam menggunakan AVO meter dalam mengukur.

Tampilkan postingan dengan label Materi Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

Evaluasi

Evaluasi Soal :
        Kerjakan soal berikut sebagai upaya evaluasi dari pembelajaran tentang "Pengukuran Listrik Menggunakan AVO Meter" !
  1. Apa yang dimaksud dengan mengukur?
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan alat ukur!
  3. Sebutkan macam-macam alat ukur listrik! Jelaskan!
  4. Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam proses pengukuran?
  5. Apa yang dimaksud dengan AVO meter berdasarkan fungsi dan singkatannya?
  6. Ada berapa jenis AVO meter berdasarkan prinsip kerjanya? Sebutkan dan Jelaskan!
  7. Sebutkan nama bagian-bagian dari AVO meter! Jelaskan fungsinya!
  8. Sebutkan besaran-besaran apa saja yang dapat diukur dengan menggunakan AVO meter!
  9. Pada AVO meter, apakah yang perlu diatur apabila ingin kedudukan jarum penunjuk berada pada posisi nol dalam mengukur resistansi?
  10. Bagaimana cara menentukan jenis transistor? Jelaskan!
  11. Bagaimana cara mengecek komponen dioda dan kapasitor? Jelaskan!
  12. Jelaskan cara menjaga keamanan penggunaan multimeter!
  13. Tentukan Nilai Resistansi jika Batas Ukur 1k dengan jarum petunjuk 50 ohm dan 100 ohm!
  14. Tentukan Nilai AC jika Batas Ukur yang digunakan 10 VAC dengan Skala Maksimum 10 VAC pada saat jarum petunjuk berada pada posisi 5,5 VAC!
  15. Tentukan Nilai DC mA jika Batas Ukur  25, Jarum Petunjuk sebesar 100 pada skala meter dari Skala Maksimum 250 mA!
  16. Bagaimana cara mengukur nilai resistansi dengan menggunakan AVO meter? Jelaskan!


Aspek-aspek Keamanan Penggunaan AVO Meter

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat menjelaskan aspek-aspek keamanan yang dilakukan sesuai dengan petunjuk kerja penggunaan AVO meter
B. Materi Aspek Keamanan Penggunaan AVO meter
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Keamanan Penggunaan AVO Meter :
        Di dalam penggunaan AVO Meter pasti ada aspek-aspek yang harus diperhatikan untuk menjaga keamanan penggunaan. Adapun aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Pasang probe sesuai dengan kedudukan (probe merah adalah kutub positif dan probe hitam adalah kutub negatif)
  2. Sebelum melakukan pengukuran, kita harus mengetahui jenis pengukuran yang akan diukur. Apakah tegangan AC (Alternating Current), tegangan DC (Direct Current) atau Arus DC (Direct Current).
  3. Dengan mengetahui jenis pengukuran yang akan kita ukur, kita dapat menentukan penempatan selektor sesuai dengan pengukuran tersebut. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan AC arahkan selektor pada bagian VAC. Jika tegangan yang akan kita ukur adalah tegangan DC maka arahkanlah selektor pada bagian VDC. Jika arus yang akan kita ukur adalah arus DC maka arahkanlah selektor pada bagian ADC. Dan jika kita belum mengetahui jenis pengukuran untuk tegangannya, supaya aman dalam pengukuran hendaknya arahkan selektor pada bagian AC (karena tegangan DC sebenarnya bagian dari tegangan AC).
  4. Pilih jangkah ukur dengan lebih besar dari dengan pembacaan yang masih dapat dilakukan.
  5. Selalu melepas meter sebelum memindah jangkah ukur.
  6. Selalu periksa letak jangkah ukur sebelum dihubungkan ke rangkaian.
  7. Jangan membiarkan jangkah ukur pada pengukuran arus (kecuali saat pembacaan ukuran).
  8. Sambungkan meter, yakinkan sambungan pada sisi yang benar. Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak.
  9. Jangkah pengukur arus paling besar resiko kerusakannya karena berada pada resistansi rendah.
  10. Jika pembacaan melampaui skala : sesegera mungkin lepaskan dan pilih jangkah ukur yang lebih tinggi.


Pengukuran dan Pengecekan Menggunakan AVO Meter

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat mengetahui pengukuran menggunakan AVO meter
  • Siswa dapat mengoperasikan AVO meter dalam melakukan pengukuran
  • Siswa dapat mengetahui pengecekan rangkaian dan komponen elektronika menggunakan AVO meter
  • Siswa dapat mengoperasikan AVO meter dalam melakukan pengecekan rangkaian dan komponen elektronika
B. Materi Pengukuran dan Pengecekan AVO meter
     Pembahasan  :
  1. PENGUKURAN MENGGUNAKAN AVOMETER
  2. PENGECEKAN RANGKAIAN DAN KOMPONEN ELEKTRONIKA MENGGUNAKAN AVOMETER


Kalibrasi AVO Meter

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat melakukan pengkalibrasian AVO meter
B. Materi Kalibrasi AVO meter
Fungsi dan Tujuan Kalibrasi
        Sebelum mengetahui langkah-langkah dari kalibrasi avometer, alangkah lebih baiknya kita mengetahui fungsi dan tujuan dari kalibrasi itu sendiri. Adapun fungsi dan tujuan dari kalibrasi adalah sebagai berikut :
  1. Untuk menjaga kondisi instruen ukur dan bahan ukur tetap sesuai dengan spesifikasinya.
  2. Untuk menentukan deviasi (penyimpangan) kebenaran konvensional petunjuk suatu instrumen ukur
  3. Untuk menjamin hasil pengukuran sesuai standar nasional dan internasional
  4. Untuk melihat tingkat ketelitian alat ukur dibangingkan dengan alat ukur standar
  5. Untuk mempresisikan alat ukur dan memperkecil error
Langkah-langkah Kalibrasi
                                                   (a)                                              (b)
Gambar 6. (a) Kedudukan Normal Jarum Penunjuk Meter dan (b)Setelah Dikalibrasi

        Berikut adalah langkah-langkah kalibrasi AVO meter  :
  1. Jarum penunjuk meter diperiksa apakah sudah tepat pada angka 0 (lihat gambar 6a).
  2.  Jika belum putar sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk meter ke kiri atau ke kanan dengan menggunakan obeng pipih (-) kecil.
  3. Pasang Probe pada konektor + dan –.
  4. Putar range selektor switch ke skala Ohmmeter.
  5. Tempelkan probe + ke probe – agar terjadi Short Circuit (lihat gambar 6b).
  6. Pastikan jarum penunjuk sudah mengarah ke nol pada skala ohmmeter atau tidak, jika belum maka putar zero adjustment agar jarum menunjuk ke nol.


Pengoperasian AVO Meter


"PENGOPERASIAN AVOMETER"

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat mengoperasikan AVO meter sesuai dengan petunjuk kerja dan hasil pengukuran yang dibaca
B. Materi Pengoperasian AVO meter         
      Pertama-tama jarum penunjuk meter diperiksa apakah sudah tepat pada angka skala DCmA, DCV atau ACV posisi jarum nol di bagian kiri (lihat gambar 6 a), dan untuk skala ohmmeter posisi jarum nol di bagian kanan (lihat gambar 6 b). Jika belum tepat harus diatur dengan memutar sekrup pengatur kedudukan jarum penunjuk meter ke kiri atau ke kanan dengan menggunakan obeng pipih (-) kecil. 
                                                (a)                                                   (b)
Gambar 6. (a) Kedudukan Normal Jarum Penunjuk Meter dan (b) Setelah dikalibrasi



Jenis-jenis AVO Meter


"JENIS-JENIS AVOMETER"


A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat menyebutkan jenis-jenis AVO meter
  • Siswa dapat menjelaskan persamaan dan perbedaan jenis-jenis AVO meter
B. Materi Jenis-jenis AVO meter
      Berdasarkan prinsip kerjanya, jenis AVO meter dibagi menjadi 2, yaitu :
        1.  AVO meter Analog
        2.  AVO meter Digital


Kedua jenis AVO meter di atas, tentu saja berbeda satu sama lainnya, tetapi ada beberapa kesamaan dalam hal operasionalnya, misal sumber tenaga yang dibutuhkan berupa baterai DC dan probe/kabel penyidik warna merah dan hitam.

                                                  (a)                                                          (b)
Gambar 5. (a) AVO meter Analog dan (b) AVO meter Digital

Pada AVO meter digital, hasil pengukuran dapat terbaca langsung berupa angka-angka (digit), sedangkan AVO meter analog tampilannya menggunakan pergerakan jarum untuk menunjukkan skala. Sehingga untuk memperoleh hasil ukur, harus dibaca berdasarkan range atau divisi. AVO meter analog lebih umum digunakan karena harganya lebih murah dari pada jenis AVO meter digital.



Faktor-faktor Pengukuran

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat menyebutkan faktor-faktor dalam pengukuran
  • Siswa dapat menjelaskan faktor-faktor dalam pengukuran AVO meter
B. Materi Faktor-faktor Pengukuran
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Proses Pengukuran :
        Di dalam proses pengukuran pasti ada faktor-faktor yang harus diperhatikan. Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut :

1. Akurasi
    => Kedekatan alat ukur membaca pada nilai yang sebenarnya dari variabel yang
         diuk.ur

2. Presisi
    => Hasil pengukuran yang dihasilkan dari proses pengukuran, atau derajat untuk
          membedakan satu pengukuran dengan lainnya.

3. Kepekaan
     => Ratio dari sinyal output atau tanggapan alat ukur perubahan input atau variabel yang diukur.

4. Resolusi
     => Perubahan terkecil dari nilai pengukuran yang mampu ditanggapi oleh alat ukur.

5. Kesalahan
     => Angka penyimpangan dari nilai sebenarnya variabel yang diukur


B. Kekeliruan dalam Proses Pengukuran :
        Dalam proses pengukuran dapat terjadi kekeliruan-kekeliruan. Ada 2 kelompon kekeliruan, yaitu  :

1. Kekeliruan Sistematik
    => Kekeliruan berkaitan dengan alat ukur, metode pengukuran, dan faktor manusia.

2. Kekeliruan Acak
    => Kekeliruan berkaitan dengan faktor non teknis/sistematik.



Prinsip Kerja AVO Meter

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja dari AVO meter
B. Materi Prinsip Kerja AVO meter

Gambar 4. Prinsip Kerja AVO meter

=> Di dalam AVO meter terdapat kumparan tembaga yang di letakkan di antara dua kutub magnet yaitu N dan S seperti pada gambar 4 di atas.

=>  Dalam kumparan tersebut terdapat jarum penunjuk atau jarum meter yang akan beegerak menunjukkan skala tertentu apabila dua ujung kumparan tersebut dialiri arus listrik.



         

Macam-macam Alat Ukur Listrik

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa mengetahui macam-macam alat ukur listrik
  • Siswa mengetahui pembahasan macam-macam alat ukur listrik
B. Pembahasan
  1. PENGUKURAN DAN ALAT UKUR LISTRIK
  2. PENGERTIAN ALAT UKUR ELEKTRONIKA
  3. ALAT UKUR ELEKTRONIKA BESERTA FUNGSINYA


Bagian-bagian AVO Meter

A. Tujuan Pembelajaran
  • Siswa mengetahui menyebutkan bagian-bagian dari AVO meter
  • Siswa dapat menyebutkan fungsi dari bagian-bagian AVO meter
B. Materi Bagian-bagian AVO meter

         Multimeter sering disebut multimeter atau AVO meter yang merupakan singkatan dari Ampere, Volt dan Ohm meter. Seperti singkatannya, alat ini bisa dipakai untuk mengetahui nilai besaran kuat arus listrik (Arus DC), tegangan (Tegangan AC-DC) juga untuk mengukur harga suatu resistansi (hambatan/R).

           Berikut adalah gambar dari bagian-bagian pada AVO meter :
Gambar 1. Bagian-bagian AVO meter

           Dari gambar di atas, dapat terlihat panel terminal dan fasilitas yang dimiliki AVO meter, yaitu :
1. Scale (Skala Maksimum / SM)
    => Skala Maksimum (SM) merupakan batas nilai tertinggi pada panel.
Gambar 2. Skala AVO meter

    a. Skala Maksimum mengukur resistansi, nilainya dari kanan ke kiri
    b. Skala Maksimum pengukuran arus, tegangan AC ataupun DC, nilainya dari kiri ke
         kanan  

2. Mirror / Cermin
    => Cermin ini berfungsi sebagai acuan dalam melaukan pengukuran yang ditunjukkan
          oleh jarum meter.
    => Dalam pengukuran posisi mata pengamat harus tegak lurus dengan AVO meter,
           sehingga pada saat melakukan pengukuran posisi jarum meter tidak memiliki
           bayangan pada cermin, yang menandakan pengukuran tepat pada petunjuk yang
           diperoleh.

3. Pointer / Jarum meter
     => Jarum meter ini berfungsi sebagai petunjuk dalam pengukuran yang dilakukan
           pada AVO meter.

4. Zero Correction / Pengenolan Jarum
     => Zero Correction ini berfungsi sebagai mengenolkan jarum pada posisi kiri dalam
           mengukur arus dan tegangan.

5. Ohm Adjusment
   => Ohm Adjusment ini berfungsi sebagai mengenolkan jarum pada posisi kanan
         dalam mengukur hambatan.

6. Batas Ukur (BU)
    =>  Batas Ukur merupakan Nilai maksimal yang bisa diukur oleh multimeter
Gambar 3. Batas Ukur AVO meter

    a. Paling kiri atas merupakan blok selektor DC Volt.
    b. Paling kiri atas merupakan blok selektor AC Volt
    c. Bawah kanan tertulis satuan Ohm untuk mengukur resistansi.
    d. Kiri bawah tertulis DC mA yang digunakan untuk mengukur Arus DC.

7. Range Selektor
   => Range selector berfungsi untuk memilih/range batasan arus, tegangan maupun
         hambatan yang akan diukur.

8. Measuring Terminal / Probe ( + / - )
    => Meansuring Terminal atau yang biasa disebut probe ini merupakan kontektor yang
          menghubungkan AVO meter dengan apa yang mau diukur.
    => Probe ini terdiri dari probe positif yang berwarna merah untuk kutub positif dan
          probe negatif yang berwarna hitam untuk kutub negatif.